Rabu, 18 Juli 2012

Red Light Amsterdam, Fenomena antara Surga dan Maksiat

Membaca referensi di internet, saya menjadi penasaran ingin mengetahui secara langsung kehidupan Red Light Amsterdam (RLA) yang terkenal sebagai pusat prostitusi legal terbesar di Belanda.
Surganya lelaki hidung belang.

Saat saya tiba disana, berjalan menyelusui jalanan dan gang-gang kecil, mata saya disuguhi dengan pemandangan fantastis, berdirinya wanita-wanita cantik dan seksi di dalam etalase-etalase kaca dengan hanya 2 carik pakaian dalam. Ya di dalam etasase kaca berkorden merah....Mereka memajang dirinya.. luar biasa!
Apabila ada lelaki yang tertarik, negosisipun dilakukan, jika deal maka korden akan tertutup sebagai tanda ‘sedang bertugas’. wah!

Sayang saya tidak boleh mengambil gambar di lokasi tersebut, kalau ketahuan kamera bisa dirampas, padahal tangan ini sudah gatal pengen mengeluarkan kamera.

RLA dikelola sangat professional, tidak saja wanita sebagai bisnis utamanya, mereka juga menyuguhkan striptease dan live sex shows dengan jadwal yang sudah diatur dan bisa dilihat bebas.
Poster besar terpampang di depan gang yang memajang foto berhubungan sex dengan berbagai posisi. Ya nyata seperti sesungguhnya, saya perpana.

Menelusuri jalanan disitu juga ada banyak sex shop bisa kita jumpai dengan mudah. Sex shop menjual berbagai alat sex yang dibutuhkan, jangan malu bertanya karena pelayan toko siap menjelaskan cara penggunaan barang-barang yang dipajang disana.

Tertarik?…. jangan sungkan berkunjung saat kamu travelling ke Belanda ya...

Meskipun saya tidak bisa mengambil foto langsung, tapi disini saya selipkan foto yang saya ambil dari internet, khusus untuk kamu yang penasaran...:)


Den Haag 11 Juli 2012

-----------------------------------------------------------------------------------


 Suasana Red Light Amsterdam di setiap etalase kaca

Tidak ada komentar: