Sabtu, 14 Desember 2013

Perayaan Candlellight di Gouda - South Holland

Jumat 13 Desember 2013, hari ini saya akan jalan-jalan ke sebuah kota propinsi di Selatan Belanda, Gouda. Kemarin saya membaca iklan tentang akan diadakannya perayaan tahunan candle light kota disana.
Gouda adalah sebuah propinsi di South Holland in The Netherlands, memiliki typical Dutch city dengan lots of bangunan tua dan pretty canals.
Setiap sekali setahun memiliki perayaan bernama Gouda by Candlelight  atau disebut Gouda bij Kaarslicht yang merupakaan perayaan untuk memulai Natal.  Acara ini dimulai jam 7 malam,  sesaat dibuat suasana sekeliling hening sejenak dengan mematikan semua lampu, kemudian lilin dinyalakan. Prosesi dimulai dengan doa, sambutan Kepala Kota, nyanyian rohani dan tarian lalu lampu pohon Natalpun dinyalakan, so cantik sekali...
Sayapun tak lupa jeprat-jepret mengabadikan moment ini, meskipun dengan cuaca dingin yang menusuk, minus 4...
  



 















Kamis, 12 Desember 2013

City in the winter

Satu hal yang saya suka disini di Belanda adalah jalan-jalan, dengan sepeda, jalan kaki, pakai mobil maupun lari-lari kecil. Hampir tiap hari ini saya lakukan, menyenangkan, tidak lupa saya selalu membawa teman setiap di saku, ya kamera kesayangan.
Suasana kota sangat sepi teratur, tidak ada klakson yang saya dengar di jalan, tidak ada sepeda motor, tidak ada saling mendahului, semua tertib. Juga bagi pesepeda disediakan jalur khusus untuk sepeda sehingga keselamatan mereka dijamin. Satu lagi, tidak ada sampah berserakan, semua bersih.
Dalam foto terlihat matahari bersinar terang tapi cuaca hampir seluruhnya berada dibawah nol, semua pohon terlihat telanjang tak berdaun...
Baiklah... selamat menikmati..



















Rabu, 11 Desember 2013

Den Haag View from The Hague Tower

Selasa 10 Desember 2013, matahari tersenyum cerah, meskipun suhu minus satu degree. Hari ini saya ingin melihat view seluruh Den Haag dari Tower yang tinggi, ini sudah dari beberapa hari saya rencanakan tapi batal mengingat cuaca mendung yang tidak mendukung melihat dengan bagus.
Setelah membeli tiket 6 euro per orang saya naik dengan lift yang disediakan. Dibawah ini foto-foto view Den Haag yang saya ambil dengan jepretan kamera tangan saya.
This pic was taken from The ‘Haagse Toren” (The Hague Tower) called Het Strijkijzer. This tower is one of the ten tallest buildings in The Netherlands and now provides the highest view of the city from The Hague City Balcony. 
I am standing in the 132 metres (433 ft), 42nd floors, really saya lupa bahwa saya punya pobia di tempat ketinggian. Tapi view yang saya lihat dari lantai 42 tersebut telah membuyarkan rasa takut saya...








Shopping time... Kruidvat dan Lidl Houtwijk Den Haag is my fave supermarket

Saya sudah mulai melihat kesibukan orang-orang di sekitar Den Haag berbelanja untuk persiapan Natal, ya saya mendengar bulan Desember adalah bulan gila berbelanja.. Umumnya mereka menghabiskan uang untuk menghias rumah, pohon Natal, hadiah Natal, baju baru dan juga makan malam untuk Natal yang dipersiapkan dengan sangat spesial. 
Disamping itu hampir seluruh supermarket memberi penawaran khusus, diskon besar-besaran dan banting harga untuk keperluan tersebut.
Hari ini saya akan belanja untuk keperluan isi dapur dan kamar mandi untuk stok seminggu. Hari mulai dingin, meskipun matahari bersinar cerah tapi temperatur minus 1. Saya memilih akan belanja di Lidl (supermaket khusus keperluan dapur) dan Kruidvat (supermaket untuk keperluan kamar mandi). Kedua supermarket ini tidak jauh dari apartment jadi saya putuskan jalan kaki. Berjalan menembus angin dan dinginnya udara membuat saya mempercepat langkah agar cepat tiba di supermarket. 
Saya memilih barang-barang sesuai list yang telah saya siapkan semalam. Untuk menghemat pengeluaran, saya memilih barang yang bertanda "actie" yang artinya promo atau korting atau diskon. Meskipus barang actie tapi kualitasnya tetap bagus.
Setelah semua dapat, dengan tas blanjaan yang cukup berat saya merapatkan jaket dan sarung tangan melangkah cepat kembali ke apartment..




Winter Pertamaku

Well, sudah lama saya tidak menjenguk blog ini hehe.. kesibukan yang mengucur membuat saya mengistirahatkannya sejenak. Saat ini saya sudah seminggu di negeri kincir angin, perjalanan winter pertama saya ini untuk merayakan Natal dan Tahun Baru disini. Dari keberangkatan di International Airport Ngurah Rai Bali, saya sudah membayangkan penyambutan yang akan saya terima saat tiba di Schiphol Amsterdam, yuups minus tiga degree.. bbrrrrrr... syukur di airport saya dijemput dengan persiapan matang, jaket super tebal, syal, topi, sarung tangan plus sepatu bulu domba aha.. semua ini tidak pernah saya kenakan di negeri tercinta.. sangat membantu menghangatkan badan. Dengan heater super hangat di mobil membuat saya nyaman menuju apartment, secangkir hot coklat mengalir hangat di tenggorokan setibanya saya di Houtwijk, Den Haag, apartment  yang akan menjadi tempat saya tinggal selama enam minggu kedepan...
Ya.. sudah seminggu ini weather disini selalu berubah, dan perubahannya sangat perlahan hanya kisaran maksimum 5 degree.. mmm... saya sangat menikmatinya.. saat menulis ini saya lihat nol degree, freezing di luar sana, kaca mobil sudah mulai membeku...



Kamis, 19 Juli 2012

Perth Australia; kenangan Kerja sambil Liburan

Saat itu 2004, saya bekerja di sebuah perusahaan multi nasional pearl farming sebagai Bali Manager.  Kesibukan yang tinggi dan dibarengi saya yang worker holic maka lengkaplah kerja bagaikan rumah kedua saya.

Perusahaan berkembang pesat, dari produksi pearl hingga marketing di pusatkan semua kegiatan administrasi tersebut di Bali. Untuk meluaskan pemasaran, perusahaan mengikuti beberapa kali pameran tingkat international, salah satunya adalah pameran mutiara di Perth Australia. 
Untuk pameran kali ini saya ditugaskan menghadirinya. Pamerang berlangsung hanya sehari, tapi perusahaan memberikan saya bonus beberapa hari tinggal di Australia untuk berlibur dan sekaligus training kerja di kantor pusat. Senang sekali rasanya, mengambil pengalaman kerja sambil berlibur gratis...:)

Jalan-jalan di tengah kota Perth sambil menikmati berbagai menu makanan ala Eropa saya lakukan sepulang aktivitas kerja. Banyak kafe dan restoran di dekat hotel buka saat malam hari.  

Bersama teman kantor, saya melakukan Piknik di lahan hijau, menelusuri Kings Park Botanical Garden, menikmati berbagai spesies tumbuhan khas Australia dan melihat monumen sejarah Australia (termasuk monumen peringatan Bom Bali).
Sayang tidak banyak waktu untuk menikmati lebih dalam keindahan negara Kangguru ini, tapi pasti suatu saat saya ingin kembali lagi untuk menikmati keindahan kota-kota lain yang dimilikinya.

Perth Australia, 2004

Ini foto terakhir yang saya miliki setelah semua foto kenangan hilang tercuri bersama laptop saya.. :(

Raja Ampat, saya merindukanmu

Saat membaca beberapa referensi tentang keindahan Kepulauan Raja Ampat di internet..... ''Raja Ampat merupakan nama wilayah yang memiliki beberapa kepulan yang indah, diantaranya empat pulau utamanya yaitu pulau Waigeo, Salawati, Batanta dan Misool. Wilayah keseluruhan pulau di Raja Ampat jika digabungkan sangatlah luas dengan kekayaan biota lautnya, Raja Ampat telah dinobatkan sebagai perpustakaan hidup dari koleksi terumbu karang dan biota laut paling beragam di dunia....''  waah terbersit rindu saya ingin mengunjunginya kembali.

Teringat waktu itu 2005, saat saya berada di Kepulauan Waigo dalam rangka tugas kerja, saya begitu menikmati semua yang ada di sana. Pulau-pulaunya yang indah nan menawan yang dibatasi dengan hamparan laut biru yang tenang bak permadani, seakan waktu sebulan disana serasa sangatlah singkat.

Saya bekerja di sebuah perusahaan mutiara, pearl farm yang berpusat di Australia, sebagai Manager di Bali saya juga bertugas mencakup memanage beberapa lokasi yang dimiliki perusahaan diantaranya sebagian kerja farm perusahaan di Kepulauan Waigo Raja Ampat.

Untuk menyatukan kerja dan mengenal lebih dekat dengan farm disana, saya ditugaskan kesana untuk menyelesaikan beberapa masalah. Dasar saya suka travelling, saya semangat berangkat sendiri kesana, menikmati liburan gratis dan mumpung masih ngejomblo hehe… 

Berangkat dari Denpasar transit di Ujungpandang dan langsung ke bandara Sorong, sayapun menginjakan kaki di Propinsi Papua. Perjalanan berlanjut dengan menumpangi kapal pribadi perusahaan selama 12 jam menuju Kepulauan Waigeo. 

Sesudah jam kerja berakhir, saya selalu melakukan aktivitas liburan bersama rekan-rekan disana. Mancing di dekat camp perusahaan ataupun diving melihat indahnya terumbu karang hampir setiap sore kami lakukan. Malam hari selalu dilewati dengan bakar-bakar hasil kami “melaut” tentu ramai-ramai bersama saudar-saudara disana. Saya menikmati sekali. 

Sayang, saat kembali pulang saya mengalami musibah dimana laptop saya dicuri orang dan sedih foto-foto saya pun melayang. Tapi kenangan di benak saya tidak akan hilang dan suatu saat nanti pasti saya akan kembali ke Raja Ampat. Saya merindukanmu.

Raja Ampat, 2005
----------------------------------------------------------------------------------

Hanya foto ini yang masih  saya miliki, berfose dengan latar kepulauan Waigeo